Dalam rangka membangun sinergi antar pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota, Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang dalam hal ini diwakili oleh Asisten I Setdaprov Bengkulu Hamka Sabri, didampingi Plt Kepala Bappeda Provinsi Bengkulu Noni Yuliesti turut menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Bengkulu Tengah, 29 Maret 2018.

Musrenbang dalam rangka penyusunan RKPD tahun 2019 yang mengambil tema “Peningkatan Kualitas Infrastruktur Untuk Mendukung Pertumbuhan Sektor Unggulan dan Perbaikan Pelayanan Publik” tersebut diikuti Bupati dan Wakil Bupati Benteng Ferry Ramli dan Septi Peryadi, DPD RI, DPRD Provinsi Bengkulu dan Kabupaten Benteng serta unsur OPD dan FKPD.

Asisten I Hamka Sabri pada kesempatan itu memaparkan program prioritas pembangunan nasional dan Provinsi Bengkulu yang harus menjadi acuan bagi pemerintah kabupaten dalam menyusun RKPD.

Terkait usulan yang disampaikan langsung Bupati Ferry Ramli ia menjelaskan, bahwa setiap usulan akan ditampung dan segera disampaikan kepada Gubernur Bengkulu, kemudian dibawa ke dalam forum Musrenbang Provinsi Bengkulu.

“Nanti penyampaian usulan dari Bupati Bengkulu tengah, akan saya jelaskan dan sampaikan kepada Gubernur, baik secara lisan maupun tertulis, dan hasil Musrenbang ini nanti akan kita bahas bersama Bappeda Provinsi,” terang Asisten I.

Sebelumnya, Ferry Ramli dalam sambutannya menyampaikan bahwa keadaan infrastruktur di kabupaten Bengkulu tengah sudah mulai membaik, namun masih terdapat di beberapa tempat yang merupakan wewenang dari Pemerintah Provinsi Bengkulu, seperti jalan dan jembatan yang masih sangat memperihatinkan.

“Saya minta agar Pemerintah Provinsi Bengkulu, dapat memperhatikan keadaan jalan dan jembatan yang ada di Bengkulu tengah, dan kualitas bangunan harus jadi perhatian,” tutur Ferry Ramli.

Hal ini dimaksudkan agar nanti setelah ada pembangunan infrastruktur, tidak mudah rusak.

“Jangan sampai nanti infrastruktur dibangun, namun tidak berusia lama sudah seperti semula,” lanjutnya.

Berikut 5 Program Prioritas Pembangunan Daerah 2016-2021 Pemerintah Provinsi Bengkulu (Sumber: Bappeda Provinsi Bengkulu)

1. Pengentasan Kemiskinan & Peretasan Ketertinggalan;
Pembangunan Sapras Desa Tertinggal, Pemerataan Pendidikan, Pemerataan Kesehatan, Penguatan Ekonomi Desa, Bantuan Masyarakat Miskin, Pemberdayaan Masyarakat Miskin,
2. Penguatan Komoditas Unggulan Agro-Maritim & Hilirisasi;
Intensifikasi Produk Unggulan Agro-Maritim, Diversifikasi Produk Agro-Maritim, Penguatan Distribusi dan Perluasan Pasar, Penguatan Kelembagaan dan Iptek Kelompok Tani Nelayan, Pengelolaan Agro-Maritim Sekaligus Hilirisasi, Akses Keuangan dan Permodalan,
3. Pengembangan Infrastruktur Strategi & Industrialisasi;
Buka Akses dan Konektifitas Pesisir Barat Sumatera, Pengembangan Pelabuhan Laut, Bandara, Pembangkit Listrik dan Air Bersih, Optimalisasi Potensi Pertambangan, Pengembangan Pelabuhan Pulai Baai Sebagai Poros Maritim Indonesia, Pengembangan Bandara Perintis Pulau Enggano,
4. Transformasi Birokrasi & Tata Kelola Pemerintahan Berbasis IT;
Peningkatan Kualitas Indeks Kepuasan Masyarakat Dalam Perizinan, Penempatan ASN Berdasarkan Kualifikasi Kompetensi, Penerapan E-Government, Peningkatan Kualitas Pengelolaan , Keuangan Daerah, Peningkatan Akuntabilitas Kinerja
5. Visit 2020 Wonderful Bengkulu;
Penataan Ruang Pariwisata: Alam, Sejarah, Budaya, Religi, Kuliner dan Wisata Buatan, Pengembangan Destinasi: Daya Tarik, Akses, Sapras Umum, Sadar Wisata, Penguatan Kelembagaan Pariwisata: Organisasi, SDM Terampil, Litbang, Pengembangan Pemasaran wisata: Pasar, Kemitraan, Promo Industri Pariwisata: Produk, Teknologi, Jaringan dan Event