BENGKULU-Kawasan kampung nelayan yang ada di Bengkulu telah di kembangkan sejak beberapa tahun silam, mengapa harus kampung nelayan dan membuat program KKNS Penyumbang angka kemiskinan terbesar.

Pemukiman yang kumuh, Tingkat kesejahteraan yang rendah, Tingkat kualitas SDM yang rendah, Sumber penghidupan yang “terbatas”, Rentan terhadap bencana, dan Ketergantungan yang besar pada iklim.

Untuk membantu menekan angka kemisnikanan di kawasan nelayan tersebut maka dilakukan pengembangan kawasan kumuh yang mulai dilakukan pada tahun 2017-2021 Program pengembangan kawasan kampung nelayan sejahtera ini merupakan bagian dari pembangunan kemaritiman yang berbasiskan agro-maritim, yakni perpaduan antara aktivitas  perikanan tangkap dan budidaya dengan aktivitas dibidang pertanian dalam arti luas yang berada dalam sebuah kawasan. Kawasan yang terdapat dalam kawasan nelayan tersebut adalah

kawasannyapun sudah ada dan tersebar di kabupaten kota yang ada di Bengkulu. Lokasi untuk KKNS tersebut dianalisa dan disurvei oleh tim ahli akademisi dari Universitas Bengkulu.Tujuh lokasi yang di jadikan kampung nelayan sejahtera adalah sumber jaya kota bengkulu. Rapat koordinasi yang membahas tentang KKNS membahas tentang kelanjutan apakah kawasan kampung nelayan yang selama ini dijalankan memperoleh hasil yang memuaskan dari pada tahun-tahun yang terdahulu.

Kelurahan sumber jaya, kota Bengkulu Desa Penago I, Kabupaten Bengkulu selatan, desa Pasar Lama, kabupaten kaur, desa Pondok kelapa, Kabupaten Bengkulu tengah, Kabupaten Bengkulu tengah, Desa serangai, kabupaten bengkulu utara, desa Pasar bantal, kabupaten muko-muko.di dalam setiap lokasi pengembangan terdapat isu khusus dan isu umu yang terdapat di dalamnya.

Isu khusus yaitu: berada di dalam kabupaten, program relokasi nelayan, lokasi terpencil, dan isu umumnya adalah ada rumah tangga yang miskin, ada rumah tangga yang tidak layak huni. Untuk mempercepat implementasi program KKNS maka dilakukan cara antara lain Ada 4 (empat) tahapan pelaksanaan program KKNS ini, yaitu: 1, Kajian awal untuk penetapan lokasi pengembangan Program KKNS pada 6 kabupaten dan 1 kota di Provinsi Bengkulu (2016), 2Penyusunan Master Plan (Rencana Induk) atau RAD Program KKNS (2017), 3 Implementasi berbagai kegiatan pengembangan Program KKNS (2017-2019), 4  Replikasi lokasi pengembangan Program KKNS (2020-2021).

Bengkulu terus mengembangkan kawasan KKNS tersebut dengan adanya isu khusus dan isu umum tersebut maka di harapkan akan menjadi semakin  cepat implementasinya. Terdapat beberapa pendekatan agar mempercepat pengembangan wilayah tersebut yaitu berbasis argo maritim, berbasis kawasan, berkelanjutan, dinamis-fleksibel, integralistik/lintas sector (Penyatuan berbasis aspek ke dalam satu keutuhan yang padu).