Pemkab Bengkulu Selatan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Selasa 20 Maret 2018 di Gedung Pemuda Bengkulu Selatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Ali Sadikin, Bappeda Provinsi Bengkulu, Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud, Ketua DPRD Bengkulu Selatan, Kepala Bappeda dan Litbang Bengkulu Selatan, serta jajaran pimpinan OPD Kabupaten Bengkulu Selatan.

Bupati Dirwan Mahmud dalam kata sambutannya menyampaikan beberapa program prioritas yang akan direncanakan oleh Pemkab Bengkulu Selatan.

“Kita sudah mempersiapkan kelengkapan pembangunan PPI yang merupakan kewenangan pemerintah provinsi, berupa Feasibility Study (FS), Masterplan dan Engineering Design (DED), serta untuk amdal sedang kita persiapkan, sedangkan usulan untuk rencana PPI Induk (Nasional) telah kita sampaikan usulannya melalui surat ke Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia,” kata Dirwan.

Total sebanyak sembilan usulan disampaikan Dirwan kepada pemprov untuk segera ditindaklanjuti. Yakni Pembangunan Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI), Pembangunan Lapangan Udara Perintis, Pembangunan SMK Penerbangan dan SMK Perikanan, Pembangunan Jembatan Muara Danau, Pembangunan jembatan untuk mendukung pariwisata di Pasar Bawah, Pembangunan Tebat Gelumpai dan Pembangunan Tebat Besar di Ulu Manna dan Danau di Kecamatan Air Nipis.

Kemudian mengusulkan pembangunan jalan kawasan agribisnis yang menghubungkan Kecamatan Bungamas, Kecamatan Kedurang, Kecamatan Seginim, Kecamatan Kedurang Ilir dan Kecamatan Air Nipis, Pelebaran jalan provinsi link Kayu Kunyit-Seginim-Air Nipis dan Pembangunan penambahan lantai tiga dan empat Perpustakaan Daerah Bengkulu Selatan yang sebelumnya sudah disepakati bersama antara Gubernur Bengkulu dan Bupati Bengkulu Selatan.

Sementara itu, pihak Pemprov Bengkulu siap membawa usulan dari Bengkulu Selatan untuk disampaikan kepada Gubernur Bengkulu dan dibawa ke forum Musrenbang tingkat Provinsi Bengkulu. Selain itu, pihak pemprov pun berharap sinergisitas antar pemerintahan dalam menentukan arah pembangunan, mengacu pada program prioritas nasional dan juga provinsi.

Berikut 5 Program Prioritas Pembangunan Daerah 2016-2021 Pemerintah Provinsi Bengkulu (Sumber: Bappeda Provinsi Bengkulu.

1. Pengentasan Kemiskinan & Peretasan Ketertinggalan;
Pembangunan Sapras Desa Tertinggal, Pemerataan Pendidikan, Pemerataan Kesehatan, Penguatan Ekonomi Desa, Bantuan Masyarakat Miskin, Pemberdayaan Masyarakat Miskin,
2. Penguatan Komoditas Unggulan Agro-Maritim & Hilirisasi;
Intensifikasi Produk Unggulan Agro-Maritim, Diversifikasi Produk Agro-Maritim, Penguatan Distribusi dan Perluasan Pasar, Penguatan Kelembagaan dan Iptek Kelompok Tani Nelayan, Pengelolaan Agro-Maritim Sekaligus Hilirisasi, Akses Keuangan dan Permodalan,
3. Pengembangan Infrastruktur Strategi & Industrialisasi;
Buka Akses dan Konektifitas Pesisir Barat Sumatera, Pengembangan Pelabuhan Laut, Bandara, Pembangkit Listrik dan Air Bersih, Optimalisasi Potensi Pertambangan, Pengembangan Pelabuhan Pulai Baai Sebagai Poros Maritim Indonesia, Pengembangan Bandara Perintis Pulau Enggano,
4. Transformasi Birokrasi & Tata Kelola Pemerintahan Berbasis IT;
Peningkatan Kualitas Indeks Kepuasan Masyarakat Dalam Perizinan, Penempatan ASN Berdasarkan Kualifikasi Kompetensi, Penerapan E-Government, Peningkatan Kualitas Pengelolaan , Keuangan Daerah, Peningkatan Akuntabilitas Kinerja
5. Visit 2020 Wonderful Bengkulu;
Penataan Ruang Pariwisata: Alam, Sejarah, Budaya, Religi, Kuliner dan Wisata Buatan, Pengembangan Destinasi: Daya Tarik, Akses, Sapras Umum, Sadar Wisata, Penguatan Kelembagaan Pariwisata: Organisasi, SDM Terampil, Litbang, Pengembangan Pemasaran wisata: Pasar, Kemitraan, Promo Industri Pariwisata: Produk, Teknologi, Jaringan dan Event