Sekda Provinsi Bengkulu Nopian Andusti atas nama Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pengembangan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Mukomuko Tahun 2019, di Aula Bappeda Mukomuko, Selasa 27 Maret 2018.

Menurut Nopian kabupaten Mukomuko adalah kabupaten yang letaknya sangat trategis karena langsung berbatasan dengan propinsi tetangga yaitu Sumatera Barat, kerena dari itu Nopian berharap Mukomuko merupakan kabupaten yang mendukung dan berperan untuk mewujudnya Woderful Bengkulu 2020.

“Kabupaten Mukomuko meningkatkan kemajuan yang signifikan, dari beberapa tahun yang lalu kabupaten ini masih tertinggal, namun pada saat ini terus menunjukan peningkatan,” kata Nopian.

Tak hanya itu, Mukomuko dipandang sebagai daerah yang memiliki potensi wisata yang sangat baik, sehingga perlu dikelola dengan baik, agar menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke sini. Sebab Mukomuko punya peran besar untuk ikut menyukseskan Wonderful Bengkulu.

Ia berharap, pelaksanaan Musrenbang bukan hanya pertemuan yang formalitas, namun pertemuan ini harus memperoleh hasil yang mampu memajukan daerah.

“Perencanaan pembangunan harus dimatangkan, bahas setiap usulan yang diajukan, dan kita manfaatkan musyawarah ini dengan sebaik mungkin, sehingga hasil dari pembahasan ini nanti akan berdampak positif terhadap pembangunan daerah,” tegas Nopian.

Dalam kesempatan yang sama, disampaikan Wakil Bupati Mukomuko Haidir, bahwa Musrenbang ini dilakukan dalam upaya menyamakan persepsi serta program dalam upaya mengurangi angka kemiskinan serta pemerataan pembangunan daerah.

“Kita semua berharap, agar nantinya hasil dari Musrenbang ini menghasilkan program prioritas dalam membangun daerah, dan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat,” ujar Haidir.

Seperti diketahui bersama, Pemprov Bengkulu sedang berupaya mewujudkan beberapa pembangunan yang menjadi prioritas utama, yaitu pengembangan Pelabuhan Pulau Baai menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Pelabuhan Bantal Mukomuko, Bandara Mukomuko, Bandara Fatmawati dan Jalan Tol Bengkulu-Lubuk Linggau.

Berikut 5 Program Prioritas Pembangunan Daerah 2016-2021 Pemerintah Provinsi Bengkulu (Sumber: Bappeda Provinsi Bengkulu)

Pengentasan Kemiskinan & Peretasan Ketertinggalan, Pembangunan Sapras Desa Tertinggal, Pemerataan Pendidikan, Pemerataan Kesehatan, Penguatan Ekonomi Desa, Bantuan Masyarakat Miskin, Pemberdayaan Masyarakat Miskin, Penguatan Komoditas Unggulan Agro-Maritim & Hilirisasi, Intensifikasi Produk Unggulan Agro-Maritim, Diversifikasi Produk Agro-Maritim, Penguatan Distribusi dan Perluasan Pasar, Penguatan Kelembagaan dan Iptek Kelompok Tani Nelayan, Pengelolaan Agro-Maritim Sekaligus Hilirisasi, Akses Keuangan dan Permodalan, Pengembangan Infrastruktur Strategi & Industrialisasi, Buka Akses dan Konektifitas Pesisir Barat Sumatera, Pengembangan Pelabuhan Laut, Bandara, Pembangkit Listrik dan Air Bersih, Optimalisasi Potensi Pertambangan, Pengembangan Pelabuhan Pulai Baai Sebagai Poros Maritim Indonesia, Pengembangan Bandara Perintis Pulau Enggano, Transformasi Birokrasi & Tata Kelola Pemerintahan Berbasis IT, Peningkatan Kualitas Indeks Kepuasan Masyarakat Dalam Perizinan, Penempatan ASN Berdasarkan Kualifikasi Kompetensi, Penerapan E-Government, Peningkatan Kualitas Pengelolaan Keuangan Daerah, Peningkatan, Akuntabilitas Kinerja, Visit 2020 Wonderful Bengkulu, Penataan Ruang Pariwisata Alam, Sejarah, Budaya, Religi, Kuliner dan Wisata Buatan, Pengembangan Destinasi Daya Tarik, Akses, Sapras Umum, Sadar Wisata, Penguatan Kelembagaan Pariwisata, Organisasi, SDM Terampil, Litbang, Pengembangan Pemasaran wisata Pasar, Kemitraan, Promo, Industri Pariwisata Produk, Teknologi, Jaringan dan Event.