BENGKULU-Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2019 yang mengangkat tema “Memacu Peningkatan Ekonomi Masyarakat Melalui Pembangunan Infrastruktur Berbasis Kawasan Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat Bengkulu Utara” bertempat di Balai Pertemuan Ratu Samban, Arga Makmur, Senin 26 Maret 2018.

Acara diikuti oleh Asisten III Setdaprov Bengkulu Gotri Suyanto selaku perwakilan dari Plt Gubernur Bengkulu, segenap unsur OPD Bengkulu Utara, Bappeda Provinsi Bengkulu, DPRD Bengkulu Utara dan DPRD Provinsi Bengkulu, perwakilan dari tingkat kecamatan yang terdiri dari para camat, tokoh agama, tokoh perempuan dan tokoh masyarakat.

Musrenbang dibuka langsung Bupati Bengkulu Utara Mian yang kemudian berharap Musrenbang akan menghasilkan perencanaan pembangunan yang berkualitas, rasional dan terukur serta memiliki daya ungkit dan menghasilkan kesepakatan prioritas pembangunan, dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dalam kesempatan itu Mian berterima kasih kepada seluruh unsur masyarakat maupun instansi yang berkesempatan datang pada acar tersebut.

“Melihat begitu banyaknya usulan masyarakat untuk pembangunan fisik maupun non fisik, ekonomi kerakyatan maupun pembangunan lainnya, pada tahun 2019 mendatang terdapat 1500 titik usulan, setelah dikorelasikan dengan 9 prioritas, hasilnya hanya 171 titik pembangunan fisik dan non fisik serta pembangunan lainnya. Jika kita konversikan hanya 12,5 persen yang dapat diakomodir oleh Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara dengan kekuatan anggaran yang ada,” ungkap Mian dalam sambutannya.

kesempatan tersebut di pergunakan oleh Mian untuk menyampaikan usulan kepada Pemerintah Propinsi Bengkulu agar menindaklanjuti pembangunan jalan di wilayah tersebut karena hampir 50 persen rusak.

Sementara itu, Asisten III Gotri Suyanto menyampaikan 5 program prioritas pembangunan nasional yang juga menjadi acuan bagi pemerintah daerah untuk menyelaraskan program pembangunan di tahun 2019.

“Dengan musrenbang dalam rangka penyusunan RKPD ini diharapkan didapati keselarasan dan kesepakatan, klarifikasi dan penyempurnaan terhadap RKPD tersebut sehingga nantinya dapat diperoleh masukan dan komitmen demi kepentingan pembangunan di kabupaten Bengkulu Utara dan lebih siap menghadapi tantangan dan peluang pembangunan di masa akan datang,” sampai Gotri.

Kemudian, menanggapi atas masukan-masukan Bupati Bengkulu Utara, Gotri mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan membahas hal tersebut dalam Musrenbang Provinsi Bengkulu.

“Memang saat ini rata-rata usulan diberbagai kabupaten juga sama, yaitu masalah infrastruktur jalan, itu semua kita tampung dan akan kita bahas lebih lanjut dalam Musrenbang Provinsi,” terang Gotri.

Diakhir acara musrenbang dilakukan pendatanganan berita acara hasil kesepakatan Musrenbang RKPD Bengkulu Utara tahun 2019 oleh perwakilan peserta Musrenbang, yaitu Plt Gubernur, Perwakilan Bappeda Provinsi Bengkulu, Tantawi Dali mewakili DPRD Provinsi Bengkulu, Sonti Bakkara mewakili DPRD Bengkulu Utara, perwakilan Kepala OPD Bengkulu Utara, perwakilan camat dan perwakilan tokoh masyarakat.

Berikut 5 Program Prioritas Pembangunan Daerah 2016-2021 Pemerintah Provinsi Bengkulu (Sumber: Bappeda Provinsi Bengkulu)

Pengentasan Kemiskinan & Peretasan Ketertinggalan, Pembangunan Sapras Desa Tertinggal, Pemerataan Pendidikan, Pemerataan Kesehatan, Penguatan Ekonomi Desa, Bantuan Masyarakat Miskin, Pemberdayaan Masyarakat Miskin, Penguatan Komoditas Unggulan Agro-Maritim & Hilirisasi, Intensifikasi Produk Unggulan Agro-Maritim, Diversifikasi Produk Agro-Maritim, Penguatan Distribusi dan Perluasan Pasar, Penguatan Kelembagaan dan Iptek Kelompok Tani Nelayan, Pengelolaan Agro-Maritim Sekaligus Hilirisasi, Akses Keuangan dan Permodalan, Pengembangan Infrastruktur Strategi & Industrialisasi, Buka Akses dan Konektifitas Pesisir Barat Sumatera, Pengembangan Pelabuhan Laut, Bandara, Pembangkit Listrik dan Air Bersih, Optimalisasi Potensi Pertambangan, Pengembangan Pelabuhan Pulai Baai Sebagai Poros Maritim Indonesia, Pengembangan Bandara Perintis Pulau Enggano, Transformasi Birokrasi & Tata Kelola Pemerintahan Berbasis IT, Peningkatan Kualitas Indeks Kepuasan Masyarakat Dalam Perizinan, Penempatan ASN Berdasarkan Kualifikasi Kompetensi, Penerapan E-Government, Peningkatan Kualitas Pengelolaan Keuangan Daerah, Peningkatan Akuntabilitas Kinerja, Visit 2020 Wonderful Bengkulu, Penataan Ruang Pariwisata: Alam, Sejarah, Budaya, Religi, Kuliner dan Wisata Buatan, Pengembangan Destinasi: Daya Tarik, Akses, Sapras Umum, Sadar Wisata, Penguatan, Kelembagaan Pariwisata: Organisasi, SDM Terampil, Litbang, Pengembangan Pemasaran wisata: Pasar, Kemitraan, Promo, Industri Pariwisata: Produk, Teknologi, Jaringan dan Event.