Provinsi Bengkulu Lepas dari Posisi Provinsi Termiskin di Sumatera

Provinsi Bengkulu Lepas dari Posisi Provinsi Termiskin di Sumatera

Berdasarkan Data “Profil Kemiskinan Provinsi Bengkulu September 2020” yang telah Rilis dari BPS Provinsi Bengkulu pada tanggal 15 Februari 2020, Provinsi Bengkulu telah lepas dari Posisi Provinsi Termiskin di Pulau Sumatera. Dalam Kondisi Pandemi Virus Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini, masih sangat memungkinkan terjadi kenaikan kembali penduduk miskin. Pada bulan September 2020, jumlah penduduk miskin(penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan dibawah Garis Kemiskinan) di Provinsi Bengkulu mencapai 305.997 orang (15,30 persen), naik sebesar 7.993 orang dibandingkan dengan kondisi September 2019 yang sebesar 298.004 orang (14,91 persen). Persentase penduduk miskin di daerah perkotaan pada September 2019 sebesar 14,13 persen naik menjadi 15,06 persen pada September 2020. Sementara persentase penduduk miskin di daerah perdesaan pada September 2019 sebesar 15,30 persen naik menjadi 15,42 persen pada September 2020. Selama periode September 2019–September 2020, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan naik sebanyak 5.879 orang (dari 93.518 orang pada September 2019 menjadi 99.397 orang pada September 2020), begitu juga di daerah perdesaan bertambah sebanyak 2.114 orang (dari 204.486 orang pada September 2019 menjadi 206.600 orang pada September 2020). Peranan komoditi makanan terhadap Garis Kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditi bukan makanan. Sumbangan Garis Kemiskinan Makanan terhadap Garis Kemiskinan pada September 2020 tercatat sebesar 73,96 persen. Kondisi ini mengalami penurunan jika dibanding kondisi September 2019 yaitu sebesar 73,97 persen. Dapat dilihat kenaikan secara jumlah penduduk miskin secara data dikarenakan pandemi yang sedang terjadi namun dengan usaha dari berbagai pihak angka kemiskinan di provinsi mencapai posisi yang lebih baik di bandingkan posisi provinsi bengkulu sebelumnya yang menjadi provinsi termiskin se sumatera.